ROAST BEAN PEABERRY ARABICA (KOPI LANANG)

Kopi Lanang /Peaberry ini bersumber dari tanah jawa barat tepatnya di Garut (single origin Garut) #kopijabar
- Altitude 1400 m
- Cupping notes :full body ,rich, intense, long after taste, coklat aroma, caramel inside, lemon, low spicy
- Roasting profile medium roast
- Recomended for : pour over ( V60, kalita, Chemex) syphon, Aeropress, vietnamdrip Tubruk coldbrew
Untuk para pecinta kopi manfaat kopi lanang adalah sebagai meningkatkan stamina terutama laki-laki direkomendasikan untuk kaum lelaki, Kwalitas dijamin atlit, pekerja keras dll
Berikut proses Roasting yang kami lakukan

MENGENAL LEBIH JAUH KOPI LANANG
Kopi jenis ini sering dianggap istimewa oleh mereka yang menyukai cita rasa tak biasa.
JIKA Anda termasuk golongan yang menyukai kopi-kopi
langka, maka kopi lanang bisa menjadi salah satu pilihan tepat. Kopi
lanang –bahasa dagang Internasionalnya kopi peaberry– adalah
biji kopi pasca panen yang mengalami anomali atau kelainan. Meski
terlihat ‘tidak normal’, biji kopi lanang tidak serta merta berarti
cacat atau tak layak konsumsi. Sebaliknya, anomali pada kopi lanang
justru punya keistimewaan tersendiri untuk dinikmati.
Pertama-tama, anomali kopi lanang bisa dilihat pada bentuk bijinya.
Bentuk “aneh” ini sudah bisa diidentifikasi sejak pemetikan dan biasanya
mulai dipisahkan pada proses sortir.
Apabila kulit ceri kopi (dari pohon yang sama) dikupas, ada dua
kemungkinan isi biji. Pertama, satu biji kopi lanang (monokotil). Kedua,
dua biji kopi pada umumnya (dikotil). Apa bedanya? Biji kopi lanang
berbentuk hampir bulat melonjong seperti kacang dan cenderung utuh tanpa
terbelah. Bentuk ini tentu berbeda dengan biji kopi pada umumnya, yang
pipih pada satu bagian dan cembung pada bagian lainnya – seperti biji
kacang yang terbelah.
Mengapa kopi lanang bisa disebut kopi anomali dan apa
penyebabnya? Menurut Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar
(Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, ada beberapa penyebab
munculnya kopi lanang, seperti:
- Tidak optimalnya penyerbukan putik bunga akibat serangga atau angin
- Adanya malnutrisi atau ketidakseimbangan distribusi zat makanan pada saat pembuahan
- Umur pohon kopi sudah di atas 10 tahun yang mengakibatkan penurunan kemampuan penyerbukan secara alami
- Kelainan genetika
Sampai titik ini, sudah diketahui bahwa kopi lanang merupakan kopi hasil proses alami. Tidak menggunakan rekayasa apapun.
Jangan berpikir kalau kopi lanang berasal dari dari spesies dan
varietas tanaman kopi tertentu. Mau itu arabika, robusta atau jenis
lainnya, semuanya memungkinkan adanya kandungan biji kopi lanang ini.
Hanya saja, jumlah kopi lanang yang diproduksi dalam satu kali panen
biasanya lebih sedikit.
Dalam sekali panen ceri kopi, biasanya jumlah kopi lanang hanya
berkisar 5-10%. Dalam 1 kilogram rata-rata terdapat 0,5 ons. Kalau
tertarik memboyong 1 kilogram kopi lanang, tinggal kalikan saja
kelipatannya. Nanti akan keluar hasil kira-kira berapa kilogram kopi
biasa yang diperlukan untuk memperoleh 1 kilogram kopi lanang.
Kopi jenis ini sering dianggap istimewa oleh mereka yang menyukai cita rasa tak biasa.
JIKA Anda termasuk golongan yang menyukai kopi-kopi
langka, maka kopi lanang bisa menjadi salah satu pilihan tepat. Kopi
lanang –bahasa dagang Internasionalnya kopi peaberry– adalah
biji kopi pasca panen yang mengalami anomali atau kelainan. Meski
terlihat ‘tidak normal’, biji kopi lanang tidak serta merta berarti
cacat atau tak layak konsumsi. Sebaliknya, anomali pada kopi lanang
justru punya keistimewaan tersendiri untuk dinikmati.Pertama-tama, anomali kopi lanang bisa dilihat pada bentuk bijinya. Bentuk “aneh” ini sudah bisa diidentifikasi sejak pemetikan dan biasanya mulai dipisahkan pada proses sortir.
Apabila kulit ceri kopi (dari pohon yang sama) dikupas, ada dua kemungkinan isi biji. Pertama, satu biji kopi lanang (monokotil). Kedua, dua biji kopi pada umumnya (dikotil). Apa bedanya? Biji kopi lanang berbentuk hampir bulat melonjong seperti kacang dan cenderung utuh tanpa terbelah. Bentuk ini tentu berbeda dengan biji kopi pada umumnya, yang pipih pada satu bagian dan cembung pada bagian lainnya – seperti biji kacang yang terbelah.
Mengapa kopi lanang bisa disebut kopi anomali dan apa penyebabnya? Menurut Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, ada beberapa penyebab munculnya kopi lanang, seperti:
- Tidak optimalnya penyerbukan putik bunga akibat serangga atau angin
- Adanya malnutrisi atau ketidakseimbangan distribusi zat makanan pada saat pembuahan
- Umur pohon kopi sudah di atas 10 tahun yang mengakibatkan penurunan kemampuan penyerbukan secara alami
- Kelainan genetika
Jangan berpikir kalau kopi lanang berasal dari dari spesies dan varietas tanaman kopi tertentu. Mau itu arabika, robusta atau jenis lainnya, semuanya memungkinkan adanya kandungan biji kopi lanang ini. Hanya saja, jumlah kopi lanang yang diproduksi dalam satu kali panen biasanya lebih sedikit.
Dalam sekali panen ceri kopi, biasanya jumlah kopi lanang hanya berkisar 5-10%. Dalam 1 kilogram rata-rata terdapat 0,5 ons. Kalau tertarik memboyong 1 kilogram kopi lanang, tinggal kalikan saja kelipatannya. Nanti akan keluar hasil kira-kira berapa kilogram kopi biasa yang diperlukan untuk memperoleh 1 kilogram kopi lanang.
Meski namanya belum sama kondang dengan single origin, toh
kopi lanang masih bisa bersaing di pasar. Kopi lanang yang telah
disangrai bisa memiliki harga relatif lebih mahal, yakni sekitar Rp 250
ribu per kilogram. Kopi ini bisa dibandrol segitu mahal karena proses
sortir yang lebih teliti dan lama ketimbang biji kopi biasa. Angka ini
pun berada di atas harga kopi bukan lanang yang berkisar pada kisaran Rp
100 ribu.
Harga kopi lanang juga menyesuaikan dengan jenis kopinya. Antara
arabika dengan robusta bisa berbeda. Menariknya, harga kopi lanang bisa
melangit hingga mencapai Rp 1 juta kalau bijinya melalui proses
pencernaan luwak liar. Kalau ingin agak murah, pilihlah kopi lanang
hasil pencernaan luwak kandang.
Lantas, apakah kualitas kopi lanang lebih baik dari kopi biasa?
Relatif. Soal aroma dan rasa, itu selera konsumen masing-masing. Namun
beberapa iklan menyebut kopi lanang memiliki rasa yang lebih lembut,
teksturnya padat, aromanya mirip-mirip kopi luwak, kafeinnya lebih
tinggi 2,1% dari kopi biasa dan—menurut anggapan di beberapa daerah di
Indonesia—bisa meningkatkan daya alat vital laki-laki. Percaya? Nah, itu
tugas Anda sendiri yang membuktikannya. Hehe.
ROAST BEAN KOPI LANANG (PEABERRY) Rp.170.000,- / 500GRAM
FOR ORDER KLIK CHAT VIA WA
KUNJUNGI TOKO KAMI KLIK HERE






No comments:
Post a Comment